Menata kumpulan bangunan, dan taman agar tercipta ruang positif

astudioarchitect.com Bila kita mendesain sebuah bangunan, kadangkala terdapat satu atau lebih massa bangunan, yang biasanya disebut sebagai blok bangunan. Apakah itu rumah tinggal, kawasan perumahan, ataupun sebuah blok kecil ditengah kota, berupa mall atau kumpulan bangunan. Tahukah Anda bahwa kumpulan bangunan memiliki dampak pada bagaimana bangunan dan areanya bagi kita? Ini adalah artikel yang berkelanjutan untuk mempelajari tentang penataan bangunan, yang pada akhirnya berpengaruh pada kota.

Photo by: PictureNinja.com


Photo by SFBC Operations, CC by

Photo by Lesley Middlemass, CC by

Semua bangunan berpengaruh pada bentuk dan fungsi ruang luar atau lingkungan dari bangunan tersebut. Untuk mencapai lingkungan yang baik, maka bangunan harus diintegrasikan dengan lingungan sehingga tidak terkesan berdiri sendiri. Misalnya: disekitar bangunan seperti di kampung, misalnya, terdapat berbagai aktivitas seperti berjalan di taman, bersepeda, menikmati bangunan dari luar atau dari sekitar bangunan, menaiki kendaraan baik motor ataupun mobil.

Selain itu dalam sebuah lingkungan luar kita selalu mendapati adanya tanaman, taman, perkerasan, trotoar, dan street furniture yang lain. Bentuk penataan dari blok bangunan berpengaruh langsung terhadap kesan dari bangunan. Kita tidak bisa menutup mata terhadap kesan bangunan, apakah terdapat pohon atau taman didepannya, ataukah benar-benar gersang tanpa tanaman, dimana ruang luar hanya diperuntukkan bagi mobil dan motor semata.

Tata bangunan seperti pada gambar menciptakan ruang negatif atau positif. Ruang negatif terbentuk saat dua massa bangunan, misalnya dua rumah berdekatan, tanpa adanya cara untuk memperbaiki lingkungan dengan taman ataupun tempat berkumpul. Dengan menambahkan bangunan, pohon, dinding atau pagar, maka bisa meningkatkan kesan lingkungan yang jauh lebih baik dengan ruang positif. Cara ini misalnya seperti yang banyak ada di kota-kota kita misalnya alun-alun kota, sebuah area publik yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan sehingga bisa dipakai oleh penduduk kota berinteraksi dan bercengkerama.

Dalam skala lebih kecil, bisa diwujudkan misalnya dengan memperbaiki desain lingkungan kampung, menciptakan area untuk berkumpul misalnya playground, taman kampung, trotoar, dan sebagainya. Karena dengan lingkungan yang baik dimana kita bisa berjalan-jalan, berkumpul dengan tetangga dan saling menyapa, maka penduduk akan semakin bahagia.

Inilah yang semakin hilang dari kota-kota di Indonesia, dimana untuk menentukan dimana taman kota, adalah peran pemerintah. Sayangnya pemerintah lebih suka memperhatikan tentang bangunan saja, namun kurang memperhatikan lingkungan, akibatnya adalah pohon-pohon banyak berkurang, taman kota dijual sebagai area perumahan dan mall, trotoar tidak diperhatikan, lebih mementingkan bangunan komersial dan menggagalkan tujuan utama perancangan kota, yaitu bermanfaat dan berguna bagi warga kebanyakan.

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Boutique Hotel - konsep desain

Foto: JBoutiquehotel.com Sebuah Butik Hotel di Bali
astudioarchitect.com Boutique hotel atau bila mungkin dibahasa Indonesia-kan adalah Butik Hotel, merupakan jenis hotel yang spesial, lebih dari jenis hotel biasa karena lebih menitik beratkan pada 'lifestyle hotel' yang bertema, punya gaya atau style, dan sangat aspiratif. Artikel ini akan memberikan sedikit pengetahuan yang barangkali bisa memberi inspirasi bagi Anda yang tertarik ataupun calon klien yang ingin membangun butik hotel. Biasanya desain hotel seperti ini cukup kecil dan diperuntukkan bagi kalangan yang terbatas. Butik hotel selalu dibuat dengan standarisasi pelayanan lebih baik dari hotel biasa dengan suasana yang nyaman, intim dan 'welcoming'. Meskipun tidak sebesar hotel yang biasanya, apalagi hotel jenis mainstream, hotel jenis butik hotel menawarkan atmosfer yang lebih kental dengan suasana nyaman dan tidak berpusat pada fasilitas yang besar.



Foto: JBoutiquehotel.com Sebuah Butik Hotel di Bali

Staf hotel yang siap selama 24 jam memberi kemudahan seperti halnya bed and breakfast, namun dengan tingkatan desain dan kenyamanan lebih tinggi. Hal ini karena sentuhan pemilik lebih terasa pada jenis hotel butik karena biasanya dimiliki oleh individu, keluarga atau perusahaan kecil.


Jenis fasilitas yang ditawarkan antara lain ruangan dengan telepon, fasilitas internet, AC, juga cable TV, meskipun kadangkala juga tidak terdapat salah satu atau beberapa fasilitas tersebut karena ingin mengutamakan suasana.

Tema ruang dan desain arsitekturnya biasanya berpusat pada satu tema, misalnya tema klasik, kolonial, mediterania, atau etnik.


 kiri: Hotel St. Regis di New York
Photo by Motn, Wikimedia Commons


Hotel ini mengutamakan desain arsitektur neo klasik dengan ciri khas desain arsitektur yang berciri khas sehingga bisa mengangkat citra butik hotel tersebut. Dengan cara yang sama, kita juga bisa membuat desain hotel dengan ciri khusus seperti hotel butik dengan desain etnik berciri khas arsitektur setempat, arsitektur kolonial, dan sebagainya. 


Kayumanis Jimbaran, Bali


________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Proses pengecoran dak beton pada proses pembangunan rumah 2 lantai

astudioarchitect.com Setelah proses pembuatan bekisting selesai, maka langkah selanjutnya dalam pembangunan rumah dua lantai sistem konstruksi konvensional adalah mengecor dak beton dimana terdapat cara manual dimana adukan semen dibuat dengan mesin molen kecil, dan cara yang lebih praktis yaitu menggunakan mesin molen besar berupa truk molen, cara kedua ini biasa disebut 'ready mix'. Untuk contoh proses pembangunan kali ini menggunakan ready mix dimana truk molen membawa beberapa meter kubik beton.





Terlihat dalam gambar, bekisting untuk cor dak lantai 2 dibuat dari papan, multipleks, kayu, dan bambu. Proses pembuatan bekisting atau cetakan dak beton cor ini berlangsung sesuai dengan luas dak beton yang dibuat. Proses pengecoran untuk dak seluas 120m2 ini memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan banyak tukang dan jumlah molen 4 buah dengan membawa sekitar 19 meter kubik beton cair.





Beberapa hal juga dipersiapkan seiring dengan pembuatan bekisting dan cor dak lantai 2, seperti pembuatan atau melanjutkan pekerjaan pasangan dinding bata di lantai 1, pembuatan berbagai elemen seperti persiapan untuk teras, dak-dak kanopi untuk atap pintu dan jendela agar tidak terkena tampias, dan sebagainya.


Pembuatan pekerjaan teras, dimana terdapat sloof untuk memberi batas pada teras, dan pekerjaan lain semacam ini, misalnya pada pekerjaan taman belakang.


Pembuatan teras dengan beton precast/ pracetak yang bisa dipesan atau dibeli di toko beton precast, dimana dibagian bawahnya terdapat beton juga, dan pasangan bata untuk kesan arsitektural.

________________________________________________

 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Memaksimalkan pencahayaan alami dalam rumah kita

astudioarchitect.com Krisis energi yang dialami oleh negara kita saat ini mengakibatkan kurangnya energi listrik. Lebih dari 60 % energi listrik dikonsumsi oleh permukiman. Menyikapi hal ini, kita perlu mengedepankan penghematan energi. Ketika mendesain rumah, hemat energi juga perlu dipertimbangkan. Salah satu cara menghemat energi adalah mengurangi konsumsi listrik untuk penerangan di siang hari, sehingga tidak boros listrik. Keuntungan lainnya adalah penghematan ini juga menghemat dana sewa listrik. Langkah yang perlu diambil adalah memaksimalkan pencahayaan alami (dari cahaya matahari).


Cahaya matahari yang datang melalui jendela banyaknya ditentukan oleh besar dan bentuk jendelanya. Besarnya jendela perlu diperkirakan untuk mencukupi kebutuhan cahaya matahari. Bentuk jendela memanjang keatas menyebabkan cahaya masuk cukup banyak, namun distribusi cahayanya kurang baik. Bentuk jendela memanjang kesamping lebih efektif untuk memberikan pencahayaan optimal.

Disamping itu, penutup jendela juga memberi kontribusi pada gelap terang suatu ruangan. Sebaiknya, jendela memiliki tirai, atau penutup lain yang dapat diatur sehingga tingkat terang dan gelap dalam ruangan dapat diatur pula.

Bahan penutup jendela juga berperan dalam masuknya pencahayaan. Kaca bening adalah bahan terbaik untuk meneruskan cahaya kedalam ruangan, meneruskan cahaya hingga 90%. Kaca berwarna dapat mengurangi cahaya yang masuk menjadi sangat kecil hingga 10%, misalnya kaca hitam. Bahan buram seperti plastik, kaca buram atau fiber glass putih juga menyerap cahaya hingga hanya 30%. Artinya, semakin bening
kacanya, semakin dapat meneruskan cahaya kedalam. Untuk ruang yang tersembunyi atau kurang pencahayaannya, lebih baik tidak memakai kaca berwarna atau buram.

Selain bahan penutup jendela, bahan lain yang perlu dipertimbangkan adalah finishing tembok, warna perabot, langit-langit dan lantai. Pada dasarnya warna terbaik untuk memantulkan cahaya adalah warna putih, sehingga tembok berwarna putih sangat baik untuk meminimalkan pencahayan buatan. Warna hitam adalah warna terburuk untuk memantulkan cahaya, sehingga ruangan lebih gelap. Warna-warna pastel sering dipilih karena cukup baik memantulkan cahaya dan kesan ruangan menjadi hangat.

Perabot juga perlu mendapat perhatian dengan warna sesuai. Warna perabot yang muda, seperti warna pastel, akan membantu memantulkan cahaya lebih baik sehingga pencahayaan alami lebih efektif. Untuk ruangan yang sempit dan agak gelap, perabot berwarna muda akan membantu memaksimalkan pencahayaan.

Di perkotaan, karena seringkali ruang-ruang tidak mendapatkan sinar matahari langsung, maka pencahayaan banyak bergantung pada pantulan cahaya dari permukaan tanah, perkerasan atau dari bangunan sekitarnya. Bila hal ini terjadi langkah yang perlu diambil adalah memaksimalkan pantulan dari perkerasan atau tanah tersebut menggunakan bahan yang memantulkan cahaya dengan baik, misalnya warna putih untuk perkerasan yang memantulkan cahaya (memantulkan cahaya hingga 70%). Rumput tidak terlalu bagus untuk memantulkan cahaya (hanya 6%). Hal ini perlu dikonsultasikan dengan arsitek yang menangani desain rumah.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Ide 'taman vertikal' untuk memiliki taman tanpa lahan

astudioarchitect.com Lahan rumah menyempit karena dipakai untuk ruang-ruang rumah tinggal, kadangkala hampir tak ada lagi tanah tersisa dalam rumah. Bagaimana bila kita ingin berkebun misalnya menanam tomat, lombok, dsb? Saat ini, sudah banyak orang mempraktekkan 'kebun vertikal' atau dalam bahasa Inggris: vertical garden. Cara ini berarti menumbuhkan tanaman dengan cara vertikal dengan memakai beberapa metode, misalnya dengan memakai pot-pot tanaman untuk disusun secara vertikal, menggunakan media hidroponik yang diatur secara vertikal, maupun tanaman rambat.


desain taman vertikal dengan menggunakan frame besi yang biasa untuk digunakan sebagai bahan besi dalam beton bertulang. Desain dengan frame besi bertulang ini juga bisa dipakai untuk pagar taman depan, pagar balkon, dan lain-lain dengan menggunakan tanaman outdoor maupun indoor. 



Pagar taman vertikal yang rimbun dan asri, bisa dibuat juga dengan frame besi hollow, besi tulangan atau ram kawat yang bisa dibeli di toko bangunan. Biaya pembuatan tergantung pada bahan dan biaya las serta tukang. Selebihnya adalah pot tanaman atau media hidroponik. 

Untuk jenis pagar atau dinding 'hijau' dengan konsep taman vertikal ini, kita bisa juga membuat dinding yang memang ditanami, misalnya dengan membuat selang-seling tembok dan tanaman. Dengan cara ini kita bisa memperbaiki kesan dinding samping, dinding belakang, maupun dinding eksterior rumah kita. Tanaman yang baik untuk ditanam bisa jadi tanaman untuk keperluan sehari-hari seperti sayuran dan obat. Dengan cara ini kita bisa menghemat untuk biaya belanja bulanan, sekaligus memperindah lingkungan sekitar rumah. Kita juga bisa merasa lebih nyaman dan dekat dengan alam.



________________________________________________
Photos from various sources
writing by Probo Hindarto
© Copyright 2011
astudio Indonesia. All rights reserved.

[info produk] Laminasi motif kayu bahan HPL dari TacoHPL, Artform, Fiohome

astudioarchitect.com Furniture bisa dilapisi dengan semacam produk laminasi untuk menghasilkan permukaan kayu yang menarik. Hal ini karena kayu semakin mahal, demikian juga lapisan cat pada furniture kadangkala tidak terlalu rapi terlihat. Produk HPL (High Pressure Laminate) merupakan lapisan untuk digunakan pada produk furniture agar terlihat lebih elegan. Produk laminasi flooring dengan tekstur kayu baik dari kayu olahan maupun dari tekstur sintetis juga bisa digunakan untuk lantai rumah dan bangunan lainnya/ Terdapat beberapa jenis pelapis untuk furniture, namun HPL termasuk yang terbaik dari jenis pelapis furniture yang tahan air, tahan goresan. Produk dari grup TACO HPL memberikan range produk untuk lapisan laminasi untuk mebel/furniture, lantai/flooring, dengan berbagai macam permukaan kayu.








Marketing Jakarta:

Marketing Surabaya: 
Toko Akasia, jalan Baliwerti 115i. (031)5455172
Griya Perdana, jalan Penghela 1i. (031)5457070

Produk TACOHPL, Artform, dan FioHome menyediakan produk pelapis Laminasi permukaan lantai dan mebel dengan jasa pemasangannya sekaligus. TACOHPL menyediakan hpl, sheets dan edging. Sedangkan untuk laminasi lantai tersedia ragam hardwood flooring seperti : oak gunstock, classic teak, wild mahogany, oak smoky dll.

 ________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Memulai pekerjaan bekisting lantai 2 dalam proyek dengan konstruksi konvensional

astudioarchitect.com Dalam proyek pembangunan rumah dengan sistem konstruksi konvensional beton bertulang dan tembok bata, seiring dengan pemasangan kusen, dalam sebuah proyek renovasi ini bisa juga dibuat persiapan bekisting-bekisting untuk cor kolom, balok, serta melanjutkan pekerjaan pasangan bata dinding.


Gambar pekerjaan balok dan kolom dengan bekisting yang sudah disiapkan. 


Gambar pekerjaan bekisting kanopi dak beton untuk teras belakang dengan ketebalan 8 hingga 10cm. Kanopi dak dibuat dengan membuat balok tambahan diatas kusen seperti dalam foto.


Mulai membuat persiapan bekisting dak lantai 2


Untuk pekerjaan rumah dengan struktur konvensional dua lantai, langkah selanjutnya adalah pembuatan dak beton untuk lantai 2, dimana menggunakan bekisting dari bahan material kayu, bambu yang disusun sedemikian rupa untuk menyangga dak beton dan juga selama proses pembuatan pembesian. Dalam pembuatan bekisting ini dipakai kayu Jawa untuk menyangga cetakan bekisting nantinya. 

Bila dilihat dari bawah akan terlihat seperti ini. Bekisting yang disiapkan untuk proses pengecoran.




________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia. All rights reserved.

5 ide rumah hijau ekstrim dan lucu

astudioarchitect.com Banyak sekali ide yang bisa diaplikasikan untuk rumah yang 'hijau', beberapa contoh ini sangat menarik. Ide1 rumah hijau ini mungkin yang paling menyenangkan untuk kucing piaraan dirumah, karena dia merasa nyaman, sekaligus membuat kita punya alternatif menanam baru; sebuah rumah kucing dengan media tanam di bagian atas. Si kucing terlihat bahagia. 



Ide2 sebuah atap rumah dengan tanaman yang ditanam di bagian atas, mungkin bagi sebagian kita masih tersa aneh sekali. Di Norwegia orang menanam tanaman diatas rumah untuk berbagai keperluan, terutama agar mempertahankan suhu thermal. Rumah bisa jadi terlihat seperti berada dibawah gundukan tanah bila tanamannya terlalu tebal. 

Tanaman yang bisa tumbuh diatas atap juga meliputi jenis pohon kecil.

Ide3 rumah kebun dengan dinding dibuat dari frame kayu dan dilapis dengan kaca buram atau polikarbonat bisa membuat konstruksi murah untuk rumah kebuh yang bersinar dari luar pada siang hari, dan bersinar dari dalam pada malam hari.



Ide4 Kursi malas yang dibuat dari frame dan diatasnya benar-benar ditanami rumput... segar seperti berada di padang rumput. Furniture ini harus dipotong bila kepanjangan.

Ide5 Kitchen sink yang bisa ditanami. Dengan mencuci piring, mencuci tangan dan sebagainya dengan detergen ramah lingkungan dan tidak meracuni tanaman, kita bisa mengalirkan air lewat sebuah celah untuk mengairi tanaman disebelah sink. 

________________________________________________
Photos from inhabitat.com and other sources
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Contoh desain tampilan renovasi rumah - before - after

astudioarchitect.com Bila memiliki rumah yang sudah agak lama, kadangkala kita ingin membuat tampilan baru yang segar agar suasana rumah menjadi lebih nyaman, dan lebih representatif untuk hidup kita. Dari dapur astudio, kami mencoba membuatkan desain 'sebelum dan sesudah' untuk dua buah rumah yang mungkin bisa menjadi contoh bagaimana desain arsitektur bisa merubah tampilan wajah lama rumah kita menjadi lebih menarik. 



Dua contoh ini adalah rumah milik Bapak Teddy dan Bapak Surya. Untuk rumah Bapak Teddy, kita bisa menggunakan elemen-elemen kusen yang sudah ada, dalam arti tidak usah mengubah kusennya, hanya perlu menambahkan beberapa bagian seperti carport, lis profil, ataupun dak kanopi untuk melindungi pintu dan jendela dari panas dan hujan. Tentunya bila dibutuhkan, atap bisa diganti dengan jenis atap baru yang lebih terlihat solid.

Rumah Bapak Teddy

Untuk rumah Bapak Surya, desain menggunakan dinding rumah yang ada, sedangkan untuk atap bisa ditutup dengan pasangan bata yang cukup tinggi, sehingga tampilan rumah menjadi lebih tinggi dan terkesan lebih elegan. Atap carport bisa diganti dengan menggunakan frame dari beton bertulang, serta ditutup bagian atasnya dengan polycarbonat. Jangan lupa untuk atap polycarbonate, kadang-kadang diperlukan talang agar air tidak jatuh langsung saat hujan.

Rumah Bapak Surya

________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Info Produk Alpha, Jendela dan Pintu Aluminium

astudioarchitect.com [info produk] Aluplus memperkenalkan konsep kebebasan untuk pemilik rumah modern dengan berbagai keinginan untuk memiliki suasana eksklusif dengan kehangatan material kayu, tetapi tanpa pemeliharaan yang sulit. Aluminium dikenal dengan sifat bebas karat, anti-rayap, dan bebas perawatan. Menggunakan teknologi terbaru, jendela dan pintu sistem baru. Tampilan warna dari produk Alpha, Aluminium Window and door systems, sangat menawan seakan tampak dibuat dari kayu mahal seperti jenis Belleza, Prezioso.dan warna netral seperti brown, sand dark grey, sand black metallic, black matte, signal white. Terdapat  divisi yang dapat mewujudkan bentuk desain pintu dan jendela yang Anda inginkan. Inovasi baru diantaranya yaitu multipoint locking system dengan kelebihan titik kunci berada di beberapa posisi sehingga lebih aman dan kedap suara atau bocor.  Seal karetnya  yang berjumlah dua buah mencegah kebocoran dan lebih kedap suara.




Untuk ukuran maksimal untuk pintu lebarnya 0,9 m dan tinggi maksimal 2,8m. sedangkan untuk jendela lebar maksimal 0,8m dan tinggi 2,75 m. Profil desain Alpha lebih besar dan sistem glass beadnya juga lebih aman dibandingkan dengan produk lainnya.


ALUPLUSALUMINIUM
Rukan Artha Gading Niaga
Blok B no 17. Kelapa Gading
Jakarta Utara- 14350 INDONESIA
Phone: 4585-7678/ 4585-7966 | Fax: 4585-7533
E-mail: mail@aluplusaluminium.com
website: www.alupulsaluminium.com

Surabaya:
WIRANA
Kramat Gantung no 30-32 Surabaya
phone 031 545 1854








________________________________________________

sumber gambar: brosur dan website Alpha Aluminium windows and doors systems
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia. All rights reserved.

9 Tips memaksimalkan desain rumah sehat

astudioarchitect.com Pada saat proses mendesain rumah yang efektif dari berbagai segi, kita perlu mempertimbangkan semua aspek kesehatan dan desain hunian. Bila semua aspek telah terpenuhi, besar kemungkinan dan harapan kita bahwa rumah yang kita bangun dapat mendukung kesehatan dan kehidupan kita.

1 Penggunaan lahan untuk ruang-ruang secara maksimal, dengan menempatkan ruang-ruang dalam rumah dengan tatanan kompak dan terpadu.

2 Pemberian bukaan yang lebar yang memungkinkan disekitar innercourt atau bukaan yang dapat diatur (misalnya dengan jendela-jendela) untuk menyediakan ventilasi dan mendukung 'ruang-ruang yang bernafas'.
3 Pemberian area hijau untuk innercourt untuk memaksimalkan pergantian udara dan memberikan hubungan dengan alam.




4 Pemberian penahan tampias hujan untuk innercourt dan bagian lain dari rumah serta pelindung panas matahari untuk teras dan bagian terbuka rumah.



5 Penggunaan ruang-ruang dengan plafon yang tinggi agar tercipta ruang-ruang yang lebih menyegarkan dan bersuhu dingin.
6 Penggunaan ventilasi berupa angin-angin untuk menciptakan aliran udara yang mengalir.



7 Penciptaan ruang luar disekitar bangunan yang memungkinkan seperti ruang disamping dan belakang bangunan (cara ini dapat tergantikan oleh adanya innercourt).

8 Penciptaan desain hunian yang menarik dan menawarkan keindahan komposisi geometris untuk menyiasati keterbatasan dimensi atau ukuran rumah, menciptakan desain yang unik.



9 Pada beberapa model rumah, diperkenalkan lebih jauh tentang kemungkinan untuk menempatkan taman gantung (hanging garden) atau taman diatas atap (roof garden) untuk memperluas rasio area hijau didalam rumah dan memperluas area untuk berhubungan dengan alam. Taman ini dapat memberikan sumbangan kepada penghijauan kota dengan mempertahankan lebih banyak rasio ruang hijau di area rumah, serta mempertahankan temperatur dingin pada ruang dibawah taman. Taman atap ini juga dapat menyaring debu-debu beterbangan dari udara sehingga mengurangi polusi udara.


________________________________________________
 by Probo Hindarto

© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.